Ringkasan Berita:
- Sebuah kecelakaan fatal melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dan kendaraan pickup terjadi di wilayah Grand City, Balikpapan Utara, pada hari Selasa (9/6/2026).
- Pengawal, Kenzie Jessica Zakia (17) meninggal dunia setelah diperkirakan kehilangan kontrol ketika melewati area dekat gerbang Cluster Cheville.
- Petugas menganggap kesalahan sopir serta permukaan jalan yang basah karena hujan ringan berkontribusi pada insiden itu.
Ants - Sebuah kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan kendaraan pick-up terjadi di wilayah Grand City, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, yang menyebabkan tewasnya seorang remaja putri berumur 17 tahun pada hari Selasa (9/6/2026) pagi.
Kejadian mengerikan itu berlangsung kira-kira pukul 07.00 WITA di Jalan Grand City, yaitu di dekat gerbang Cluster Cheville, Desa Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara.
Lima hal penting yang diketahui dari insiden mematikan itu adalah sebagai berikut.
1. Seorang Remaja Putri Berusia 17 Tahun Menjadi Korban
Korban diketahui bernama Kenz
yaitu Jessica Zakia (17) yang tinggal di Perumahan Grand City Boulevard Cluster Nordville, Balikpapan.
Pada saat peristiwa terjadi, korban sedang berkendara menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dengan plat nomor KT 5346 HQ.
Karena kecelakaan tersebut, korban menderita cedera parah dan akhirnya meninggal dunia.
2. Kecelakaan terjadi tidak jauh dari gerbang kompleks Cheville
Kepala Satuan Lalulintas Polres Kota Balikpapan, Kompol MD Djauhari, mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi di Jalan Grand City dekat gerbang Cluster Cheville.
Para korban dikenali sedang berjalan dari arah Sekolah IPEKA ke Arah Jalan Sinar Mas Land Boulevard melewati Jalan Grand City Cluster Cheville.
"Berikut hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, sebelum kecelakaan terjadi mobil Honda Scoopy bergerak dari arah Sekolah IPEKA menuju Jalan Sinar Mas Land Boulevard melewati Jalan Grand City Cluster Cheville," kata Kompol MD Djauhari.
3. Dikira Kehilangan Kontrol Sebelum Tabrakan
Menurut hasil penelitian awal, tersangka diperkirakan kesulitan mengontrol kecepatan motor yang dikendarainya ketika sampai di dekat gerbang Cluster Cheville.
Saat yang sama, dari arah lawan datang kendaraan Daihatsu Grand Max Pick Up KT 8104 VF yang di kemudikan oleh Aris Lapik A. Tikupadang (56), seorang karyawan swasta asal Balikpapan Regency, Sepinggan Baru.
Akibat jarak antar dua kendaraan yang sangat mendekat, benturan tak bisa lagi dicegah.
Tabrakan hebat itu menyebabkan korban menderita cedera parah yang akhirnya menewaskan mereka langsung di tempat kejadian.
4. Faktor Kemanusian dan Cuaca Hujan Dikira Memiliki Pengaruh
Petugas menganggap kesalahan manusia sebagai penyebab utama insiden tersebut.
Sopir mobil diduga tidak waspada ketika mengemudi hingga kehilangan kontrol sebelum terjadinya benturan.
Di samping itu, pada saat peristiwa terjadi, kondisi cuaca di wilayah Grand City sedang hujan ringan sehingga menyebabkan permukaan jalan menjadi lebih licin.
Namun demikian, kondisi jalan tempat kejadian cukup memadai, yaitu berupa jalanan aspal, datar, tidak ada pembatas jalan, dan lalu lintasnya lancar karena letaknya di area permukiman.
5. Kendaraan dalam Kondisi Baik, Petugas Tetap Melakukan Penyelidikan Lebih Lanjut
Berdasarkan hasil pengecekan dari Unit Lalu Lintas Polres Balikpapan, kedua kendaraan yang terlibat dalam peristiwa tersebut diketahui dalam keadaan dapat digunakan dengan aman.
"Kondisi kendaraan yang terlibat diketahui dalam keadaan baik dan siap digunakan," ujar Djauhari.
Rugi materi dari insiden itu diperkirakan mencapai kisaran Rp5 juta.
Setelah menerima laporan, petugas segera memeriksa lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, menahan barang bukti, dan memberitahu pihak keluarga korban.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih mengejar informasi lebih lanjut guna memperkuat proses penyelidikan mengenai kecelakaan yang menyebabkan tewasnya seorang siswa.
Lacak informasi terkini melalui saluran-saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram
0 Komentar