PALANGKA RAYA, Ants.CO – Sementara Plt Kepala Bapperida Kalimantan Tengah, Syafiri mengungkapkan beberapa tantangan dalam pembangunan yang masih memerlukan pengawasan lebih lanjut.
Tantangan-tantangan dalam pembangunan meliputi meningkatkan mutu sumber daya manusia, memperkuat pengolahan industri, mengembangkan sektor pertanian, menambah efisiensi tenaga kerja, dan menyebarkan pembangunan secara merata di berbagai wilayah.
Hal tersebut disampaikan pada Rapat Fasilitasi Rancangan Peraturan Gubernur mengenai Rancangan Akhir RKPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027 yang diadakan secara virtual bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, hari ini (11/6/2026).
Di tahun 2027, Kalimantan Tengah menjadikan topik pembangunan sebagai 'Peningkatan Tingkat Kegiatan Ekonomi Wilayah serta Pengelolaan Pemerintahan.'
Topik ini ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan cara memperbesar investasi, menguatkan sektor prioritas wilayah, pengembangan infrastruktur, dan penyempurnaan sistem pemerintahan," tambahnya.
Beberapa program unggulan akan menjadi perhatian utama dalam proses pembangunan, seperti Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang meliputi dukungan untuk pendidikan, kesehatan, pelatihan pekerjaan, bantuan kepada para petani dan nelayan, serta jaminan sosial bagi warga masyarakat.
"Program ini merupakan salah satu alat yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat mutu sumber daya manusia di Provinsi Kalimantan Tengah," katanya.
Di dalam RKPD Tahun 2027, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menetapkan target pertumbuhan ekonomi mencapai 5,1 persen, angka kemiskinan sebesar 4,5 persen, tingkat pengangguran terbuka sekitar 3,79 persen, dan kenaikan pendapatan per kapita hingga Rp100 juta setiap tahunnya.
"Untuk mendorong tujuan tersebut, pendapatan daerah pada tahun 2027 diperkirakan mencapai Rp5,2 triliun, sedangkan pengeluaran daerah dijadwalkan sebesar Rp5,55 triliun yang akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur, perbaikan mutu layanan masyarakat, penguatan perekonomian wilayah, serta kesetaraan dalam pembangunan," katanya. hfz )
0 Komentar