ANTS— Persebaya Surabaya kehilangan enam pemain asing yang memiliki total nilai pasar sebesar Rp 25,20 miliar menurut catatan Transfermarkt pasca berakhirnya Super Liga 2025/2026. Perginya nama-nama seperti Bruno Moreira, Mihailo Perovic, Milos Raickovic, Gustavo Fernandes, Pedro Matos, serta Bruno Paraiba merupakan tanda awal dari proses penataan kembali tim yang sedang dipersiapkan oleh pelatih Bernardo Tavares menjelang musim mendatang.

Pada musim sebelumnya berakhir dengan kemenangan mengesankan ketika Persebaya Surabaya mengalahkan Persik Kediri dengan skor telak 5-0 di Stadion Gelora Bung Tomo tanggal 23 Mei 2026.

Namun, antusiasme kemenangan itu secara bertahap berubah menjadi arus perpisahan dari pasukan asing yang masing-masing mengumumkan kepulangan mereka melalui media sosial.

Mengapa Persebaya Surabaya Kekehilangan Enam Pemain Asing Secara Bersamaan?

Persebaya Surabaya merupakan salah satu tim yang paling giat dalam mengevaluasi susunan pemain setelah selesainya musim. Sampai awal Juni 2026, enam pemain asing telah dipastikan tidak akan kembali bergabung dengan Green Force pada kompetisi musim mendatang.

Berdasarkan informasi dari Transfermarkt, jumlah nilai pasar keenam pemain itu mencapai sekitar Rp 25,20 miliar.

Bruno Moreira adalah pemain termahal dengan harga mencapai Rp 7,82 miliar, diikuti oleh Gustavo Fernandes serta Mihailo Perovic yang masing-masing memiliki nilai sebesar Rp 3,91 miliar.

Bruno Paraiba bernilai pasar sebesar Rp 3,04 miliar. Pedro Matos pun mencapai angka yang sama yaitu Rp 3,04 miliar, sedangkan Milos Raickovic memiliki harga pasaran senilai Rp 3,48 miliar.

Perubahan ini mencerminkan bahwa Bernardo Tavares sedang merancang dasar yang baru guna menghadapi Liga Utama 2026/2027.

Sampai saat ini, hanya Francisco Rivera dan Jefferson Silva yang sudah pasti tetap berada dalam susunan pemain Persebaya Surabaya.

Mihailo Perović Mengakhiri Jalannya Dengan Pesan yang Membekas Mihailo Perović Berpamitan dengan Ucapan Yang Mendalam Mihailo Perović Menutup Kariernya Bersama Pesan Penuh Makna Mihailo Perović Akhirnya Bertemu Dengan Pesan Istimewa Perjalanan Mihailo Perović Ditutup Oleh Pesan yang Menyentuh Pengakhiranku dari Mihailo Perović Diiringi Pesan Emosional Kehidupan dan Karier Mihailo Perović Tamat Dengan Pesan Hangat Penutupan Jalan Mihailo Perović Disampaikan Melalui Kata-Kata Terdalam Mihailo Perović Memilih Untuk Berbicara Dengan Pesan yang Bisa Menggugah Hati Akhir dari Perjalan Mihailo Perović Dimulai Dengan Pesan yang Sangat Tulus

Yang terakhir menyatakan kepergiannya adalah Mihailo Perović pada hari Jumat (5 Juni 2026).

Pemain asal Montenegro itu mengucapkan terima kasih kepada berbagai unsur klub serta para penggemar setia usai menjalani satu musim memperkuat Persebaya Surabaya.

"Sejak hari pertama, saya merasakan adanya penerimaan, penghargaan, serta dukungan dari seluruh anggota klub. Untuk teman-teman satu tim, pelatih, staf, dan semua orang yang bekerja secara behind the scene — terima kasih karena kepercayaan, persaudaraan, dan momen-momen berkesan yang sudah kita buat bersama," tulis Perovic.

Perovi juga menyampaikan penghargaan khusus kepada Bonek dan Bonita yang senantiasa mendukung sepanjang musim.

Ia mengatakan bahwa suasana yang dibuat oleh para pendukung merupakan salah satu momen paling menyenangkan selama kariernya di Tanah Air.

"Khusus untuk Bonek dan Bonita. Semangat, kesetiaan, serta dukungan hebat yang kalian berikan memang tidak terbandingkan," katanya.

Saat bergabung dengan Persebaya Surabaya, Perovic tampil di 28 laga. Striker yang berusia 29 tahun tersebut berhasil mencatatkan enam gol, satu umpan tercipta, dan total waktu bermain sebesar 1.737 menit.

Bruno Moreira Meninggalkan Karya yang Luas Bruno Moreira Menghadirkan Warisan Signifikan Bruno Moreira Membiarkan Jejak Penting Bruno Moreira Menyisakan Kontribusi Mendalam Bruno Moreira Berpulang dengan Sumbangan Besar Bruno Moreira Delegasi Pencapaian Hebat Bruno Moreira Memberi Dampak Nyata Bruno Moreira Melimpahkan Pengaruh Tak Terlupakan Bruno Moreira Meraih Kenangan Abadi Bruno Moreira Mewujudkan Keberhasilan yang Tidak Terhapus

Dari keenam pemain yang meninggalkan tim, Bruno Moreira adalah figur yang paling menonjol.

Pemain asal Brasil itu menyelesaikan empat tahun kiprahnya dengan tampil dalam 119 laga untuk Persebaya Surabaya.

Bruno Moreira mampu mengemas 39 gol serta memberikan 18 umpan kepada rekannya saat bermain untuk tim Green Force. Prestasi ini membuatnya menjadi salah satu pemain asing yang paling sukses di klub dalam beberapa tahun belakangan ini.

"Merupakan kehormatan untuk memimpin sebuah klub dengan sejarah dan pencapaian yang kaya, bersama sejumlah pemain hebat," kata Bruno Moreira dalam pesan perpisahannya.

Dia juga menyampaikan bahwa dia akan memulai pengalaman baru di luar Indonesia pada musim mendatang.

Putusan ini juga menjadi tanda akhir dari masa kiprah Bruno Moreira di Persebaya Surabaya yang menyimpan banyak momen berharga bagi para penggemarnya, Bonek dan Bonita.

Lima Pemain Asing Lainnya yang Berkontribusi

Di samping Bruno Moreira dan Mihailo Perovic, beberapa pemain asing lainnya turut memberikan kontribusi signifikan sepanjang musim ini.

Milos Raicković merupakan salah satu pemain penting di barisan tengah yang mencatatkan tiga gol dan empat umpan kunci dalam 33 pertandingan.

Pemain dari Montenegro ini tampil stabil dalam jumlah total 2.618 menit pertandingan.

Di dalam pesan perpisahannya, Raickovic menyatakan rasa bangganya telah memakai kostum Persebaya Surabaya dan yakin bahwa klub akan mencapai keberhasilan di masa mendatang.

"Saya selalu berusaha maksimal bagi klub ini dan saya benar-benar senang dengan musim yang sudah kita jalani," tulis Raickovic.

Gustavo Fernandes, pemain yang baru menyatu dengan tim pada Januari 2026, memberikan ucapan selamat tinggal setelah tampil dalam 11 laga bersama Green Force.

Pemain belakang asal Brazil tersebut mencetak satu gol dan bermain dalam kurun waktu 833 menit.

Pedro Matos turut mengucapkan penghormatan terhadap klub meskipun ia hanya menjalani paruh musim di Surabaya. Pemain yang memperkuat tim sejak bulan Januari 2026 ini tampil dalam 12 laga dengan total waktu bermain mencapai 570 menit.

Di sisi lain, Bruno Paraiba sesungguhnya memperlihatkan kinerja yang lumayan bagus. Dari 11 laga, penyerang asal Brazil ini berhasil mengemas lima gol serta dua umpan kepada rekannya meskipun hanya tampil dalam waktu 328 menit saja.

Cidera yang ia alami bulan Januari mengurangi kontribusi yang dapat dia berikan.

Di dalam pesan perpisahan yang dia sampaikan, Bruno Paraiba menyatakan bahwa keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak adalah hasil dari diskusi antara dirinya sendiri, pelatih, serta pihak manajemen klub.

Siapakah Penerus Mereka pada Tahun Mendatang?

Sampai saat ini, Persebaya Surabaya masih belum merilis daftar nama pemain asing pengganti enam pemain yang telah meninggalkan klub.

Namun jumlah pemain yang dijual cukup banyak mengindikasikan bahwa Bernardo Tavares mungkin akan melakukan pergantian besar-besaran untuk memperkuat kompetitifitas klub.

Kini Francisco Rivera dan Jefferson Silva merupakan dua pemain asing yang sudah pasti melanjutkan kariernya bersama tim. Di samping itu, ada tiga pemain asing lainnya yang hingga saat ini belum mendapatkan pengumuman resmi dari pihak manajemen.

Ada enam kursi pemain asing yang mungkin terbuka, sehingga bursa transfer musim panas diprediksi akan menjadi masa yang sangat ramai bagi Persebaya Surabaya.

Anggota Bonek dan Bonita sekarang sedang menantikan bagaimana penampilan terbaru dari Green Force yang saat ini tengah dipersiapkan menghadapi musim 2026/2027.