Ants - Perusahaan Apple secara resmi mengenalkan Siri AI pada acara WWDC 2026 yang diselenggarakan di Cupertino, California. Asisten suara tersebut hadir dalam versi penuh yang benar-benar baru, dibuat ulang dari nol dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan terkini berbasis arsitektur Apple Intelligence agar dapat memberikan pemahaman menyeluruh tentang preferensi dan kebutuhan pengguna.

Selain menjadi asisten suara tradisional, Siri AI sekarang dapat memberikan bantuan kepada pengguna dalam mencari berbagai hal yang dibutuhkannya. Mulai dari merespons pertanyaan mengenai hampir seluruh topik di internet, sampai menyajikan data penting dari pesan pribadi, surel, gambar, serta fitur lainnya yang disimpan pada perangkat.

Pencarian Konteks Personal

Kepala Teknologi Perangkat Lunak SVP di Apple, Craig Federighi, menyampaikan bahwa asisten AI Siri dibuat agar dapat mendukung pengguna dalam mengakses informasi serta menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari. Fitur terbaru ini membuat Siri mampu melakukan pencarian informasi melalui berbagai sumber data pribadi yang disimpan pada perangkat tersebut.

Misalnya, pengguna dapat meminta Siri untuk mencari rekomendasi tempat makan yang sebelumnya dikirim oleh seseorang via iMessage, menjelajahi nomor konfirmasi reservasi hotel dari surel lama, atau menunjukkan gambar keluarga dari suatu perjalanan spesifik. Seluruh proses pencarian ini dilakukan secara langsung pada perangkat dan tidak menyampaikan data ke server pihak ketiga.

Kesadaran Layar dan Integritas Spotlight Pengenalan Layar dan Keterpaduan Spotlight Tampilan Kesadaran dan Pemaduan Spotlight Kepekaan Layar serta Penggabungan Spotlight Perhatian Visual dan Penyatuan Spotlight

Fungsi aware screen membuat Siri dapat mengenali data yang terpampang di layar. Ketika seseorang mendapatkan pesan undangan untuk acara makan bersama teman-temannya, ia bisa segera membicarakan dengan Siri jenis hidangan apa yang perlu dibawanya, kemudian menyisipkan resep tersebut ke dalam aplikasi Catatan.

Pada macOS, pengguna hanya perlu mengklik kanan pada gambar atau berkas untuk segera menanyakan ke Siri tentang isi dari objek tersebut. Pemaduan dengan Spotlight juga ditingkatkan sehingga Siri dapat lebih mudah memahami konteks yang relevan dengan aktivitas pengguna.

Broad World Knowledge

Mirip dengan chatbot kecerdasan buatan yang umum digunakan, Siri AI memiliki wawasan global yang luas. Asisten virtual ini mampu mengakses informasi terbaru dari internet dan memberikan jawaban singkat serta mudah dimengerti. Pengguna dapat menanyakan berbagai topik dan memperoleh respons yang sesuai dengan konteksnya.

Siri AI memberi kemampuan kepada pengguna untuk melakukan berbagai tugas dalam beberapa aplikasi, misalnya membuat surat elektronik dari nol hingga mengedit dan mengirimkan gambar. Fitur-fitur tersebut membuat Siri tidak hanya sebagai asisten suara biasa, tetapi menjadi asisten produktivitas yang sungguh-sungguh paham akan konteks kehidupan digital pengguna.

Fitur ini akan diluncurkan bersamaan dengan rilisnya iOS 27 pada musim dingin tahun 2026. Untuk pengguna iPhone dan Mac di Indonesia, hal ini mengartikan adanya interaksi dengan kecerdasan buatan yang lebih pribadi serta sangat berguna. ***